Allah
SWT berfirman kepada nur (nur Muhammad SAW), “lihatlah di depanmu wahai nur
Muhammad SAW”. Maka melihatlah beliau, bahwa di depannya, dibelakangnya,
disebelah kanan dan kirinya terdapat nur-nur. Nur-nur tersebut adalah Abu Bakar,
Umar, Ustman, dan Ali r.a. Maka bertasbihlah mereka selama 70.000 tahun
lamanya. Kemudian Allah SWT menjadikan nur para nabi dari nur Muhammad SAW,
lalu Allah SWT melihat kepada nur-nur tersebut dan menjadikannya ruh para nabi
dari keringat ruh nabi Muhammad SAW, dan Allah SWT menciptakan pula ruh umat-umat
para nabi tersebut, mereka diciptakan dari keringat ruh para nabinya masing-masing dan Allah SWT menjadikan ruh
orang-orang mu’min dari umat Muhammad
SAW dari keringat Nabi Muhammad SAW sendiri. Kemudian sekalian umat mengucapkan
“laa ilaha illa Allahu, Muhammad rosulullah”. Kemudian Allah SWT menciptakan
lentera dari ‘aqiq (batu ‘aqiq) yang merah yang terlihat luarnya
dari dalam lentera. Lalu Allah SWT menciptakan pula wujud Muhammad SAW seperti wujudnya
di dunia.
(Part. 3)
[bersambung]
.jpg)

